Senin, 26 Desember 2011

Kabupaten Bone

. Senin, 26 Desember 2011

Puluhan kepala desa (kades) di Kabupaten Bone mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendukung rencana pemerintah melakukan pengadaan 200 unit sepeda motor untuk kades. Desakan tersebut disampaikan para kades ini saat mendatangi Gedung DPRD Bone kemarin.Para kades yang menyampaikan aspirasi ini tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bone. Sepeda motor ini diprogramkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui RAPBD 2012 yang tengah dibahas DPRD. Ketua Apdesi Bone, A Sri Rahayu mengatakan, sepeda motor itu sangat diperlukan untuk mendukung mobilitas sejumlah kades dalam menjalankan tugasnya.

“Masih ada kades yang belum memiliki kendaraan dinas. Kami berharap mereka yang belum memiliki segera diberi,” kata dia. Rencana pengadaan motor ini memicu kontroversi di internal DPRD.Legislator yang kontra meminta itu ditunda karena menduga program itu berbau politik. Pasalnya, Bone akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) 2013.

Pengadaan motor itu dituding rawan ditunggangi kepentingan politik calon atau partai tertentu untuk mendapat dukungan para kades. Anggota Fraksi Partai Demokrasi Kebangsaan (FPDK) Alfian T Anugrah dengan tegas mengatakan,fraksinya akan mencermati pengusulan motor dinas itu agar tidak dijadikan alat kampanye. Menurut dia, pengadaan motor itu baik, hanya momennya saja yang tidak tepat karena bertepatan dengan pilkada.

“Ini yang kita patut pertanyakan mengapa menjelang pilkada baru diadakan,” katanya. Ketua Fraksi Partai Keadilan Hati Nurani Rakyat (PKHNR) Achmad Sugianto mengatakan, aspirasi para kades soal motor dinas itu akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Menurut dia, pengadaan motor dengan anggaran Rp2 miliar itu belum dibahas DPRD. “Nanti kita lihat, apakah motor itu mendesak atau tidak. Masyarakat masih membutuhkan dana sehingga motor bisa ditunda tahun berikutnya,”katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bone A Irwansyah mengatakan, pengadaan sepeda motor itu hanya kebetulan momennya dengan pilkada. Rencana itu sudah diprogramkan sejak 2010, namun baru diusulkan untuk dibahas di RAPBD 2012. Terpisah, Asisten III Pemkab Bone Andi Maskul mengatakan, sepeda motor itu tidak harus diadakan tahun ini.

Jika DPRD merasa belum saatnya diadakan, maka itu bisa saja ditunda.“Pengadaan motor itu masih sebatas rencana dan akan dibahas DPRD. Jadi, tergantung DPRD, apakah menyetujui atau tidak,” kata dia. Dia juga menepis rencana itu bermuatan politik. Menurut dia,sepeda motor itu sudah menjadi kebutuhan kades yang belum mendapat pembagian motor dinas.

Wakil Ketua DPRD Bone Andi Asia Pananrangi yang menerima aspirasi kades mengatakan, pengadaan sepeda motor itu tergantung kebijakan DPRD saat pembahasan RAPBD 2012. Menurut dia, bisa saja usulan sepeda motor itu dikabulkan DPRD. “Rencana pengadaannya saat ini dalam pembahasan, kita lihat saja nanti,”jelasnya.

0 komentar: